MANABUNG itu PENTING
“Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan?
Saya juga mau, kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus…”
“Belum lagi anak-anak minta dibelikan sepatu…”
“Saya kan juga perlu beli ini dan itu…”
“Ah, saya memang enggak berbakat mengelola uang…”
Kata-kata tersebut diatas mungkin akrab di telinga Anda,
atau mungkin Anda sendiri yang mengalaminya. Anda ingin sekali bisa menabung,
tapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Anda selalu kehabisan uang di
akhir bulan sehingga tidak bisa menabung. Apakah Anda tergolong orang yang
seperti itu?
Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti akan
mengalaminya. Menabung (melakukan investasi secara rutin) seringkali dilakukan
untuk berbagai macam tujuan. Namun demikian, apabila Anda menyisihkan uang
secara rutin, maka uang yang Anda kumpulkan tersebut bisa sangat bermanfaat.
Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per
bulan, misalnya, setelah setahun menabung hanya memiliki saldo rekening Rp 200
ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma
sebesar itu setelah bekerja setahun, ia mengatakan penghasilannya sering habis
dipakai dalam sebulan. Jadi, ia tidak bisa menabung.
Sebetulnya, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja
setiap bulan, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo
rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya.
Apakah situasi seperti ini cukup akrab di telinga Anda?
Atau, apakah Anda juga mengalaminya?
MENINGKATKAN DAN
MENEKAN
Saya akan beberkan satu cara buat Anda. Kalau selama ini
Anda selalu membelanjakan dulu uang Anda sehingga selalu kehabisan uang untuk
ditabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu?
Ketika Anda mendapatkan gaji Anda pada tanggal 25,
sisihkan dulu sebagian uangnya untuk Anda tabung, baru kemudian sisanya
dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda
sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.
Bila Anda melakukan hal itu, maka Anda tidak ada alasan
lagi bagi Anda untuk tidak menabung. Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda
belanjakan jadi berkurang. Tapi itulah konsekuensinya: Anda perlu memiliki
sejumlah dana sebagai cadangan untuk masa depan Anda.
Sebagai contoh, penghasilan Anda tadinya adalah Rp 1 juta
per bulan. Tadinya, Anda biasa membelanjakan Rp 1 juta tersebut sampai habis.
Sekarang, dengan Anda menabung Rp 100 ribu per bulan di muka, maka total
pengeluaran Anda cuma tinggal Rp 900 ribu per bulan.
Bila Anda merasa jumlah itu tidak cukup, maka
Anda harus melakukan satu diantara tiga pilihan dibawah ini:
1.
Meningkatkan pendapatan Anda. Dalam contoh di
atas, pendapatan Rp 1 juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Anda tetap
menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Anda bukan lagi Rp 900 ribu, tapi
kembali menjadi Rp 1 juta.
2.
Menekan pengeluaran Anda. Dalam contoh di atas,
Anda bersedia untuk menekan pengeluaran Anda yang tadinya Rp 1 juta menjadi Rp
900 ribu saja.
3.
Melakukan keduanya, yakni meningkatkan
pendapatan sekaligus menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Anda bisa
meningkatkan pendapatan Anda menjadi Rp 1,1 juta, dan menekan pengeluaran Anda
menjadi Rp 900 ribu. Dengan demikian, Anda malah memiliki selisih yang lebih
besar lagi untuk ditabungkan!
Terserah Anda, mana dari ketiga cara tadi yang hendak Anda
pilih. Yang paling penting, Anda harus membiasakan diri untuk menabung. Dalam
hal ini, apabila Anda mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu
kehabisan, maka Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan penghasilan.
Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang
terduga kelak.
KE MANA
MENABUNG?Ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sebagai tempat
menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia
adalah tabungan di bank. Kelebihan tabungan adalah bahwa dana dalam tabungan
bisa diambil kapan pun Anda inginkan. Kelemahan tabungan adalah bahwa pada saat
ini, umumnya tabungan di bank hanya memberikan bunga yang kecil.
Selain itu, Anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas.
Bila Anda menabung sebesar, katakan, Rp 350 ribu per bulan, Anda mungkin bisa membeli
emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang Anda tabungkan. Pada saat
ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.
Sebagai alternatif, Anda bisa juga menabung ke dalam bentuk
investasi seperti Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi dimana
uang yang Anda tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim Manajer Investasi untuk
diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa
berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana
minimal sebesar Rp 100 ribu.
Jelas, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Kenapa
tidak memulainya?
“Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan? Saya juga mau, kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus…”

Komentar
Posting Komentar